Saturday, December 13, 2014

Orang yang bersyukur tidak pernah merasa kekurangan

Artikel kali ini nggak ada hubungannya dengan DIY recipes, tapi ada sedikit hubungannya dengan beauty. Ya misalnya bersyukur dengan fisik yang kita miliki. 

Saya tahu, semua orang ingin punya fisik sempurna. Munafik dong kalo ada yang ingin jadi jelek, nggak ingin punya wajah yang cantik atau ganteng. Tapi keinginan itu harus disertai dengan sikap yang realistis dan bersyukur atas apa yang kita miliki sekarang.


Seandainya ada yang nanya pada saya tentang bagian wajah yang ingin saya ubah lebih bagus, saya akan jawab kulit dan bentuk hidung. Siapa yang nggak ingin punya kulit yang halus, flawless, pori-pori kecil, bebas jerawat, flek dan kerutan? Siapa yang nggak ingin punya hidung mancung?

Tapi saya realistis, itu semua sudah ditentukan oleh genetik, nggak bisa diubah. Saya nggak bisa mengubah pori-pori saya jadi nyaris nggak kelihatan, saya nggak bisa mengubah hidung saya lebih mancung karena genotype saya memang begitu. 

Semua dibatasi oleh potensi genetik
Phenotype (karakteristik yang tampak dari luar) ditentukan oleh genotype (karakteristik genetiknya)

Perempuan itu cenderung insecure dengan penampilannya, ini memag peluang bagi industri kosmetik dan suplemen kecantikan. Sayangnya banyak perempuan yang tidak realistis, ingin mencapai apa yang di luar batas potensi genetiknya. Misalnya genotype-nya sawo matang, tapi ingin putih seperti orang Korea. Salah satu cara yang ditempuh yaitu dengan memakai kosmetik dan suplemen berbahaya.

Jujur, saya jengah dengan pertanyaan-pertanyaan di postingan Masih Jaman Ingin Putih Instan dengan Produk Gajebo? yang jenis pertanyaannya seperti ini:
"Cream merek xxx aman nggak?"
"Suplemen xxx aman nggak?"
"Kata sellernya aman, terus juga ada no. FDA nya, menurut Lintang aman nggak?"
dsb.

Saya paham mereka ingin putih, kinclong, punya kulit sempurna yang bikin lalat kepeleset, tapi coba deh dipikir, memangnya blog ini database kosmetik? Memangnya saya pegawai BPOM RI atau FDA Thailand?

Saya yakin para penanya hal-hal semacam ini juga suka menanyakan hal yang sama di forum-forum tentang beauty -- dan biasanya nggak digubris oleh member forum tersebut. Gimana mau digubris, sudah banyak orang yang mengingatkan soal bahayanya produk gajebo, tapi mereka masih nekat aja mau nyoba.


Gluta wink white lotion

Fruity white body cream
Gluta over white

Gluta all in one

Gluta Drink

Aura Glow

Saya sering ditanyai keamanan produk-produk ini. Memangnya saya database BPOM atau FDA Thai?
Daripada nyampah di blog orang lebih baik belajar jadi konsumen yang cerdas & manusia yang bersyukur

Mengapa masih ada orang yang mau menggunakan produk gajebo? Mengapa masih banyak yang tertarik untuk mencoba produk-produk yang nggak jelas keamanannya?

Jawabannya simpel : karena mereka kurang bersyukur.
Bukan karena mereka tidak cerdas.

Kita bisa jadi konsumen cerdas jika rajin baca beauty blog yang benar (bukan beauty blog yang menyesatkan) maupun gabung di forum-forum kecantikan. Biarpun udah rajin baca dan ngerti bahaya produk tersebut, orang bisa tetap penasaran dengan produk gajebo, selama mereka serakah ingin punya kulit sempurna.

Warna kulit ditentukan oleh genetik
Jangan memaksakan punya kulit putih jika kita memang bukan dari ras kulit putih

Standar "cantik" yang ingin dicapai oleh banyak orang, entah asli atau palsu

Cantik itu datang dari hati yang bersyukur dan bahagia

Banyak perempuan yang terjebak untuk tampil selalu sempurna, karena mereka pikir orang akan lebih menyukai atau menghargai mereka jika mereka punya fisik secantik model kosmetik.

Tapi percaya deh, orang itu nggak cuma melihat luarnya saja. Jika ingin disukai dan dihargai oleh orang lain, yang harus pertama kita lakukan adalah menyukai dan menghargai diri sendiri.

Terima fisik kamu apa adanya, tapi rawat dengan sebaik-baiknya. Merawat dengan sebaik-baiknya bukan berarti harus beli produk mahal yang harganya jutaan dengan rangkaian skincare yang komplit dari A sampai Z. 

Beli produk yang mahal dan komplit tentu saja boleh jika ada budget. Misalnya tidak ada, beli produk yang sesuai kantong tapi terbukti aman. Jangan sampai beli produk gajebo karena ingin hasil yang cepat tanpa budget besar.

Orang menyukai dan menghargai orang lain lebih karena sifat dan perilaku, sesuatu yang disebut inner beauty. 


Inner beauty dan outer beauty harus seimbang. Secara fisik tidak harus sempurna seperti model kosmetik, tapi terawat. Jika kamu sudah merawat fisik dengan baik dan punya inner beauty yang bagus, kecantikan itu akan terpancar ke luar.

Bersyukur itu sumber dari segala kebahagiaan. Saat kamu bersyukur dan menerima diri apa adanya, kamu nggak akan pernah merasa jelek.


Disclaimer:
Artikel ini boleh dicopy atau dikutip dengan sedikit perubahan, dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.



Friday, December 12, 2014

Shiseido Benefiance WrinkleResist24 series

Let's make things perfectly clear, I have a great sentiment for Shiseido as a brand. It was my first introduction to asian skincare in, oh…, sometime in the last century.

I remember using the UV White series way back when, and being quite pleased with the results. Meaning, it didn’t break me out. I adore Shiseido's color makeup. The mid-priced Maquillage line intended for the Japanese domestic market is just as good, if not better, than Shiseido's global color offerings.

I remember trying skincare from the global Shiseido versions ages ago but it didn’t really wow me. It was meh to the point that I don’t even recall what exactly it was that I was using. I decided it was wholly average, ridiculously overpriced and highly overrated.

Then there was my very brief and disastrous experience with the Ibuki line... Oh well... Let it go... la la la la...


Zeby nie bylo nieporozumien, to od razu mowie, ze do Shiseido jako marki mam ogromna sympatie. Ona byla moim wstepem do azjatyckiej pielegnacji, oh, gdzies tak w zeszlym stuleciu.
Pamietam, ze uzywalam serii UV White, czy jak ja tam teraz przeinaczyli, i bylam nawet zadowolona. Znaczy sie, nie wysypalo mnie po niej.
Bardzo lubie shiseidowska kolorowke. Linia Maquillage na lokalny rynek japonski jest tam samo dobra, a w wielu przypadkach nawet lepsza, niz to co kolorowkowo Shiseido oferuje globalnie.

Pamietam tez, ze bawilam sie swojego czasu pielegnacja Shiseido z wersji globalnej (czyli tej na caly swiat, a nie na rynek japonski), ale bylo to na tyle marne, ze nazwy produktow wylecialy mi z glowy. Juz wtedy doszlam do wniosku, ze bylo to bardzo przecietne, przereklamowane, i z bardzo wyimaginowana cena.

Po drodze bylo tez moje malo przyjemne doswiadczenie z linia Ibuki.

~~~

Fast forward to January 2014…

I was coming back from Tonga (brownie points for those who know what and where it is) and had a very boring and quite long layover in Hong Kong. On New Year’s Day, no less. So I did what any other reasonable person in this situation would do. I went duty free shopping.

There was a Shiseido event going on at one of the stores.
I thought "why not?" and before I had a chance to change my mind, I became a proud owner of a set of three Shiseido Benefiance Wrinkle Resist24 creams: day, night, and eye. To complete the set I also got a toner, or rather - a balancing softener, as the brand calls it, from the same line.
All of them were full size products.


Przewijamy do stycznia 2014 roku.

Wracalam z Tonga i mialam przesiadke w Hong Kongu. W dniu nowego roku do tego. Wiec zrobilam to, co kazda inna rozsadna osoba zrobilaby w takiej sytuacji. Poszlam na zakupy w duty free. Bo Nowy Rok sam sie przeciez nie uczci.

Jeden ze sklepow mial promocje na Shiseido.
Pomyslalam sobie "dlaczego by nie?" i zanim mialam szanse sie rozmyslic, stalam sie wlascicielka zestawu trzech kremow Shiseido Benefiance WrinkleResist24: na dzien, na noc i pod oczy.
Do kompletu kupilam tez "balancing softener" z tej samej linii.
Wszystkie produkty byly pelnowymiarowe.


That I decided to take the plunge and buy it all shows you that despite my past experiences with the brand, I'm always willing to give Shiseido a chance...

To ze zdecydowalam sie na kupno wszystkich od razu, pomimo moich wczesniejszych malo przyjemnych doswiadczen z globalna pielegnacja Shiseido, pokazuje, ze zawsze jestem w stanie dac tej marce kolejna szanse.



I finished all of these products quite a while ago.
In the meantime I had a chance to use other skincare claiming to offer similar benefits, both Asian and western. Both high-end and drugstore. Expensive and cheap.

And what's below is just my personal opinion based on my needs, my experiences and my comparisons...

Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Balancing Softener was the first one to hit my empties pile. It was a decent toner / lotion / softener, but... Did it live up to its claims?
No.
It's a drugstore quality toner in a fancy bottle with a ridiculous price and highly imaginary skincare benefit claims. A quick look at the ingredient list seems to confirm that.

Skonczylam juz je wszystkie jakis czas temu.
W miedzyczasie mialam rowniez okazje uzywac innych kosmetykow pielegnacyjnych obiecujacych podobne dzialanie, zarowno zachodnich marek, jak i azjatyckich. Selektywnych, jak i z drogerii. Drogich jak jasny gwint, i tanich.

Moja opinia ponizej oparta jest na moich wlasnych potrzebach i oczekiwaniach od "selektywnej" pielegnacji, moich wlasnych doswiadczeniach kosmetycznych i porownaniach z innymi produktami.

Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Balancing Softener byl pierwszym zdenkowanym produktem z tej linii. Byl w porzadku jako toner. Ale... czy spelnil obietnice producenta?
Nie.
To przecietny drogeryjny toner w "ekskluzywnie" wygladajacej butli, z wygorowana cena nieadekwatna do dzialania.
Sklad to potwierdza.


Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Balancing Softener ingredient list:
Water, Dipropylene Glycol, Glycerin, SD Alcohol 40-B, Butylene Glycol, Phenoxyethanol, Hydrogenated Polydecene, PEG-30 Soy Sterol, Isostearic Acid, Benzophenone-5, Erythritol, PEG/PPG-14/7 Dimethyl Ether, PEG/PPG-7/14 Dimethyl Ether, Sodium Citrate, Algin, Fragrance, Sodium Metaphosphate, Citric Acid, Sorbitan Sesquiisostearate, Serine, Tocopheryl Acetate, Sapindus Mukurossi Peel Extract, Butylphenyl Methylpropional, Limonene, Linalool, Citronellol, Alpha-Isomethyl Ionone, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxyproline, Alcohol, Chlorella Vulgaris Extract, Yellow 6, Uncaria Gambir Extract, Red 4, Tocopherol
~~~

Now for the cream trifecta...


  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Intensive Eye Contour Cream
  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Night Cream
  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Day Cream with some pitiful SPF of 15, hahaha (a clear sign it's a global Shiseido product, because such low SPF in Japan would be met with empty laughter)


Did they live up to their claims?

No.

They moisturized. Half-assedly, at that. They made my skin feel a bit softer. But that's due to the high petrolatum (vaseline) and glycerin content in them.
Well, you know what?
Basic moisturizers I can get at my local drugstore, for a lot cheaper than those duds.
Other than that?
Any visible anti-wrinkle, smoothing benefits?
Zero, zip, zilch, nada.


A teraz do trojcy kremowej.

  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Intensive Eye Contour Cream
  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Night Cream
  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Day Cream ze smiesznym SPF15, hahaha (najlepszy dowod, ze to produkt na swiat, a nie na rynek lokalny, gdzie taki niski SPF zostalby przyjety z pustym smiechem)
Czy wywiazaly sie z obietnic producenta?
Nie.

Nawilzaly. Ale to wszystko co robily. To zasluga wazeliny i gliceryny w skladach.
Ale gliceryne i wazeline to ja se moge tanio w drogerii kupic.
Oprocz tego?
Nic. Zupelnie nic. Zero. No moze nie totalne, bo ladnie pachnialy.


~~~

I remember that to test their claims, I was using this WrinkleResist24 set on one half of my face and Estee Lauder Advanced Time Zone for dry skin on the other. After a month of that, it was clear that WrinkleResist24 offered exactly zero wrinkle resist benefits.

So, in conclusion, if you are looking for anti-wrinkle skincare products, there are other, better options.
But if you're feeling snobbish, love to overpay for mediocrity and want a really expensive daily moisturizing set, this series is perfect for you.

Pamietam, ze aby przetestowac ich dzialanie, uzywalam WrinkleResist24 serii na pol twarzy, a na drugi pol Estee Lauder Advanced Time Zone dla cery suchej. Po miesiacu tego eksperymentu musialam przestac, bo bylo jasne, ze WrinkleResist24, oprocz nawilzenia, nie robily zupelnie nic.

Wiec, w podsumowaniu...
Jesli szukasz czegos na zmarszczki, to sa inne, lepsze opcje.
Ale jesli masz zaciecie snobistyczne, kochasz przeplacac za przecietnosc i jara Cie drogi zestaw nawilzajacy, to seria WrinkleResist24 bedzie strzalem w dziesiatke.


~~~

Ingredients below:
Sklady ponizej


  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Intensive Eye Contour Cream:

Water, Hydrogenated Polydecene, Mineral Oil, Glycerin, Petrolatum, Butylene Gylcol, Paraffin, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Squalane, Glyceryl Oleate, Sodium Glutamate, Sodium PCA, Dipropylene Glycol, Beeswax, Microcrystalline Wax, Polyethyene, Methylparaben, Phytosteryl/Octydodecyl Lauroyl Glutamate, Fragrance, Trisodium EDTA, Tocopheryl Acetate, Alcohol, Tocopherol, Iron Oxides (CI 77492), Butyphenyl Methylpropional, Sapindus Mukurossi Peel Extract, Limonene, Linalool, Citronellol, Alpha-Isomethyl Ionone, Geraniol, Unicaria Gambir Extract, Benzyl Benzoate, Hexyl Cinnamal, Sanguisorba Officinalis Root Extract, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxyproline, Iron Oxides (CI 77491), Chlorella Vulgaris Extract, BHT



  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Night Cream:

Water, Glycerin, Hydrogenated C6-14 Olefin Polymers, Petrolatum, Cetyl Octanoate, Dipropylene Glycol, Squalane, Microcrystalline Wax, Maltitol, Dimethicone, Disteardimonium Hectorite, PEG-150, Polyglyceryl-2 Diisostearate, Sodium PCA, Tocopheryl Acetate, Potassium Ascorbyl Tocopheryl Phosphate, Arginine HCI, Ginseng Extract, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxyproline, Chlorella Vulgaris Extract, Polyvinyl Alcohol, PEG-12 Dioleate, Butylene Glycol, Trisodium EDTA, Alcohol, Sodium Hexametaphosphate, Tocopherol, Ethylparaben, Butylparaben, Fragrance, Iron Oxides.



  • Shiseido Benefiance WrinkleResist24 Day Cream:
Active Ingredient: Oxybenzone,
Inactive Ingredients: Water, Glycerin, Dipropylene Glycol, Butylene Glycol, Phenyl Trimethicone, Hydrogenated Polydecene, Sorbitol, Myristyl Myristate, Dimethicone, SD Alcohol 40-B, Petrolatum, Stearyl Alcohol, Stearic Acid, Silica, Palmitic Acid, Xanthan Gum, PEG/PPG-17/4 Dimethyl Ether, Phytosteryl Macadamiate, Tocopheryl Acetate, Sapindus Mukurossi Peel Extract, Uncaria Gambir Extract, Sodium Acetylated Hyaluronate, Hydroxyproline, Thymus Serpillum Extract, Chlorella Vulgaris Extract, PEG-5 Glyceryl Stearate, Glyceryl Stearate SE, Butyl Methoxydibenzoylmethane, Bentonite, Trisodium EDTA, Potassium Hydroxide, Sodium Metaphosphate, Ammonium Acryloyldimethyltaurate/VP Copolymer, Alcohol, Sodium Metabisulfite, BHT, Tocopherol, Phenoxyethanol, Fragrance, Iron Oxides.

Sunday, December 7, 2014

DIY Belimbing Wuluh Liquid Mask

Hai..

Saya kembali lagi dengan DIY modifikasi resep tradisional. Siapa sih yang nggak tahu manfaat belimbing wuluh untuk kulit? Buah yang super asam ini merupakan salah satu resep nenek moyang kita untuk mempercantik kulit. Khasiatnya nanti kita bahas ya, makanya dibaca dulu sampai selesai.

Dimodifikasi supaya lebih mild di kulit

Bahan yang diperlukan :

Belimbing wuluh ........... 1 buah
Garam dapur ............... seujung sendok teh
Madu .......................... 1 sendok teh
Distilled water ............. 100 ml


Saya menggunakan demineral water dari Indomaret, ini adalah distilled water yang paling gampang ditemukan. Untuk meracik DIY skincare yang acid idealnya memang pakai distilled water, bukan air mineral apalagi air keran. Soalnya komponen-komponen mineral dan logam dalam air bisa saja bereaksi dengan asam, efeknya kurang bagus untuk kulit.


Harganya Rp 2.500 isi 600 ml

Cara membuat :

1. Parut belimbing wuluh, ambil sarinya.

Diparut

Lalu disaring sarinya

2. Tambahkan distilled water.


3. Tambahkan seujung sendok teh garam.


4. Tambahkan 1 sendok teh madu.


5. Kocok hingga rata. 


Daya tahan ramuan ini di dalam kulkas sekitar 4-5 hari. Jika kamu anak kos seperti saya, rendam botolnya di dalam baskom air, daya tahannya sekitar 3-4 hari.

Cara menggunakan 

Ini bukan toner ya, jadi jangan ditumpuk dengan skincare lainnya. Pemakaiannya dengan kapas saat kulit wajah benar-benar kering (bukan lembab setelah mencuci muka). Biarkan selama 1-2 jam, lalu dibilas. Boleh juga digunakan sebagai sleeping mask, pagi harinya dibilas.

Belimbing wuluh tidak boleh dipakai setiap hari, tapi ramuan ini sudah dimodif sehingga aman untuk daily use. Meskipun begitu, tidak dianjurkan untuk dipakai setiap hari, harus diselang-seling dengan DIY mask lainnya supaya kulit tidak jenuh.

Mengapa tidak digunakan sebagai toner? Ya boleh aja dicoba, tapi dijamin bikin muka kucel, apalagi kalo dipakai siang. 

REVIEW

Masker ini mengandung sekitar 16% sari belimbing wuluh, tapi tetap saja agak clekit-clekit di kulit saya. Saya sih nggak berani memakai belimbing wuluh pekat. Saya udah pernah mencobanya, wah perih banget dan bikin kulit saya iritasi. Tapi banyak juga orang yang tahan.

Garam di sini tidak hanya berfungsi sebagai buffer (menjaga pH) tapi juga sebagai exfoliating agent. Liquid mask ini nggak bikin kulit saya kering karena ada madu yang sifatnya moisturizing.

Saya biasa menggunakan ramuan ini untuk sleeping mask, saat dibilas paginya kulit terasa lembut. Kadang ada kulit mati yang terangkat waktu saya mencuci muka. Kalo kulit matinya udah hilang, muka rasanya soft banget dan lebih cerah. 

Waktu ada jerawat, kemerahannya cepat berkurang dan jerawatnya tidak meradang lagi. Cepat sembuh lah pokoknya. Kan memang belimbing wuluh itu obat jerawat.

Untuk menghilangkan bekas jerawat tentunya butuh kesabaran ya, nggak bisa hilang kalo kita baru memakainya selama seminggu.

(+) Jerawat jadi cepat sembuh
(+) Efektif untuk peeling. Kulit mati mudah terangkat, sehingga kulit jadi halus dan cerah

(-) Agak clekit-clekit menurut saya. Wajar lah ya, namanya juga asam.

Recommended? Ya, untuk kamu yang ingin membuat DIY mild peeling, atau ingin menyembuhkan jerawat dan mencerahkan kulit.

Tentang Ingredients


Belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi) mengandung antioksidan berupa oxalic acid, gallic acid, ferulic acid, flavonoid (luteolin dan apigenin), pektin, dan tannin. 

Oxalic acid (asam oksalat) berfungsi sebagai antimikroba, tetapi sifatnya juga bisa menyebabkan iritasi kulit. Nah, makanya saya nggak berani menggunakan belimbing wuluh pekat. Harus diencerkan dengan air dulu.

Gallic acid selain antioksidan juga sifatnya antimikroba. Ferulic acid adalah antioksidan yang sangat baik untuk melimdungi sel-sel kulit dari kerusakan akibat sinar matahari.

Belimbing wuluh mengandung banyak vitamin C (15.5 mg/100 g) sehingga dapat mencerahkan kulit. Selain vitamin C, belimbing wuluh juga mengandung vitamin A dan B (thiamin, niacin dan riboflavin).

Belimbing wuluh terbukti dapat menghambat pertumbuhan sejumlah bakteri, seperti Staphylococcus aureus, Bacillus cereus, Salmonella typhii, E. coli, Bacillus subtilis. Oya, Staphylococcus aureus merupakan bakteri penyebab infeksi kulit, selain menginfeksi luka juga menyebabkan jerawat. 

Belimbing wuluh dalam resep perawatan kulit tradisional dikenal manfaatnya untuk :
  • menyembuhkan jerawat
  • mengontrol minyak wajah dan mengecilkan pori-pori
  • mencerahkan kulit
  • menyembuhkan peradangan kulit
  • menyejukkan kulit
  • menjaga elastisitas kulit 
  • mengobati panu
Oke kan manfaat belimbing wuluh.. Tertarik untuk mencoba?


Referensi :

Disclaimer:
  • Review dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda di orang lain tergantung jenis kulit dan kecocokan terhadap bahan
  • Artikel ini dapat dicopy atau dikutip dengan perubahan, dengan mencantumkan link ke blog ini.

Friday, December 5, 2014

How Alice saved Christmas

Yes. That Alice. Of W2Beauty.

You see, I ordered a couple of su:m37 Miracle Rose Cleansing Sticks on ebay. The sticks never came. To the seller's credit, he refunded my money quickly and without any hassle.
But... I still I needed those damn sticks.
I missed the Korea Depart restock. And I thought I missed the restock on W2Beauty.
But, as it turned out, Alice still had a few available.

Tak. Ta Alice. Od W2Beauty.
Jak wiecie, zamowilam dwa su:m37 Miracle Rose Cleansing Sticks na ebayu. Przesylka nigdy do mnie nie dotarla. Na szczescie sprzedawca zwrocil kase bez zbednych ceregieli.
Ale nadal potrzebowalam tych stickow.
Przegapilam restock na Korea Depart. I myslalam, ze przegapilam restock na W2Beauty.
Ale, jak sie okazalo, mialam szczescie. Udalo sie!!!

And voila!


The stuff of Korean skincare legends!!!


And guess what?

It can be yours, too! Along with a su:m 37 cushion foundation.


Mityczny rozany stick koreanskich legend pielegnacyjnych.
I co teraz?

Pojdzie do Was. Razem z podkladem w poduszce marki su:m37.



No joke.
This is my su:m37 winter giveaway! Organized and sponsored by me. 

Interested? 
Click here and enter!!!

Good luck!!!

To nie zart.
To moja su:m'owa rozdawajka zimowa.
Organizowana i sponsorowana przeze mnie.

Kto chetny, prosze kliknac w link do strony z rozdawajka i sprobowac szczescia.
Powodzenia!!!


PS. Wow! Shaking like crazy tonight! Me no like :(
Trzesie sie niemilosiernie dzis w nocy... Nie lubie i troche sie boje :(

Wednesday, December 3, 2014

DIY Guava Tea Face Mist

Hai..

Siapa yang belum pernah pakai daun jambu biji sebagai skincare? Hmm.. mungkin banyak yang belum tahu ya, ini resep tradisional lho. Jaman SMA saya jerawatan parah, ada ibu-ibu tetangga yang menyarankan saya untuk mencoba daun jambu biji. Lumayan ngefek untuk jerawat hormonal masa puber, tapi akhirnya saya stop menggunakannya karena pohonnya ditebang, hehehe..

Kali ini saya memodifikasi resep tradisional supaya lebih mudah digunakan, yaitu dibuat face mist. 




Bahan yang diperlukan :

Daun jambu biji muda (bagian pucuk) ....... 6 - 7 lembar
Teh melati ................................................ 1 sendok teh (atau 1 kantong jika menggunakan teh celup)
Distilled water .......................................... 110 ml
Gliserin .................................................... 1/2 sendok teh

Distilled water bisa dari merek Cleo, Amidis, atau Indomaret demineral water

Gliserin biasa dijual di toko bahan kimia, jadi jangan mencari di apotik - pasti nggak ketemu
Jika tidak tahu lokasi toko bahan kimia, gliserin bisa diganti dengan madu

Jika tidak ada daun jambu biji, bisa diganti dengan daun salam. Manfaatnya sama. Sebenarnya sebelum menulis artikel ini saya sudah menyiapkan resep DIY Bay Leaf Toner (toner daun salam), bahannya persis sama, hanya diganti daun salam. Berhubung hard disk saya rusak, semua fotonya hilang. 

Cara membuat :

1. Daun jambu dicincang halus.


2. Seduh teh dan daun jambu dengan distilled water mendidih.


3. Dinginkan air seduhannya.


4. Tambahkan setengah sendok teh gliserin atau madu.


5. Masukkan ke botol spray, daya tahannya 1 minggu di kulkas atau 4 hari di luar kulkas.


Cara menggunakan :

Semprotkan pada wajah yang masih lembab setelah mencuci muka, lalu lanjutkan dengan skincare lainnya (serum, pelembab, sunblock, dsb. sesuai rutinitas kamu)

REVIEW

Saya sudah menggunakan face mist ini selama 6 hari. Berdasarkan pengalaman saya, face mist ini memberikan hasil paling optimal setelah 2-3 hari penyimpanan di luar kulkas. Mungkin karena tehnya sudah basi, tapi teh basi justru hasilnya luar biasa di kulit. Kulit jadi lembab, kenyal, dan komedo terbuka (blackheads) tidak cepat muncul. Biasanya kan saya langganan blackheads, setelah seharian beraktivitas langsung full ngumpul di dagu dan hidung. Dengan face mist ini, blackheads lebih terkontrol.

Untuk jerawat saya kurang tahu, saya nggak sedang jerawatan. Untuk minyak, memang face mist ini bisa mengontrol minyak. Muka saya nggak cepat mengkilap akibat sunscreen yang saya pakai.

Face  mist ini oke untuk relaksasi kulit yang lelah. Buat kompres area sekitar mata juga bagus banget, saya suka mengompres area mata dengan face mist ini, langsung adem dan nggak tegang lagi. Kalo sering berhadapan dengan komputer kan gitu, mata cepat lelah dan tegang. Akhirnya cepat timbul kerutan dan kantong mata deh.

(+) Tidak perlu disimpan di kulkas, manfaatnya justru lebih optimal jika di luar kulkas
(+) Mengontrol minyak dan komedo
(+) Menyegarkan kulit yang lelah

(-) Kurang melembabkan untuk kulit yang sangat kering, mungkin gliserinnya harus diperbanyak

Recommended for :
Semua jenis kulit, terutama yang oily & acne prone

Tentang Ingredients

Daun jambu biji (Psidium guajava) tinggi antioksidan dan antibakteri. Kandungannya antara lain tannin,  phenol, triterpenes, lectin, quercetins, leucocyanidin, sequiterpenes hydro-carbons, caryophyllenes, sterols, gallic acid, guavins A, C dan D, carotenoid, vitamin. 


Daun jambu biji juga mengandung flavonoid seperti  morin-3-O-lyxoside, morin-3-O-arabinoside, quercetin, quercetin-3-O-arabinoside yang memiliki aktivitas antibakteri yang kuat. Daun jambu biji diteliti efektif menghambat pertumbuhan sejumlah mikroorganisme seperti Staphylococcus, Shigella, Salmonella, Bacillus, E. coli, Clostridium, Pseudomonas dan jamur Candida spp. Daun jambu biji banyak digunakan untuk pengobatan luka secara tradisional.

Sifat daun jambu biji adalah :
  • antimikroba
  • anti-inflammatory 
  • antimalarial
  • antitumor
  • antiallergic
  • antimutagenic
Dalam skincare, daun jambu biji digunakan untuk :
  • mengobati jerawat
  • menghilangkan komedo terbuka (blackheads)
  • meredakan gatal-gatal
  • mengencangkan kulit (anti aging)

Lalu mengapa saya memilih teh melati? Melati (Jasminum spp.) punya banyak manfaat untuk kulit:
  • melembutkan kulit
  • melembabkan kulit
  • meningkatkan elastisitas kulit
  • memudarkan bekas luka
  • meredakan kemerahan dan iritasi
  • mengobati dan mencegah jerawat
Kandungan bahan aktif dalam minyak esensial melati antara lain methyl antranilate, indole, benzyl alcohol, linalool, dan skatole. Sifatnya adalah antibakteri dan antivirus.

Sekian resep dan reviewnya, semoga bermanfaat. Selamat mencoba!

Referensi :

http://www.academicjournals.org/article/article1380531661_Rattanachaikunsopon%20and%20Phumkhachorn.pdf
http://www.academicjournals.org/article/article1380557882_Abubakar.pdf
http://www.stylecraze.com/articles/benefits-of-guava-leaves-for-skin-hair-and-health/
http://www.stylecraze.com/articles/benefits-of-arabian-jasmine-for-skin-hair-and-health/
http://en.wikipedia.org/wiki/Jasmine

Disclaimer:

  • Review dibuat berdasarkan pengalaman pribadi, hasilnya dapat berbeda-beda di orang lain tergantung jenis kulit dan kecocokan terhadap bahan
  • Artikel ini dapat dicopy atau dikutip dengan sedikit perubahan, dengan mencantumkan link blog ini sebagai sumbernya.